Lempar Batu Sembunyi Tangan, Karya Lagu yang Terinspirasi dari Tragedi Kanjuruhan
Malang, Kabar1news.com – Karya ini tercipta atas dasar respon terhadap tragedi Kanjuruhan, di mana prosesnya berbelit-belit dan semakin tidak jelas. Lagu ini merupakan ungkapan hati kami yang merasa belum ada keadilan untuk korban tragedi Kanjuruhan. Kami berharap lagu ini bisa menjadi pengingat dan menjadi penyemangat teman-teman yang masih berjuang untuk mendapatkan keadilan.
Kali ini Oneding berkolaborasi dengan THMSN (Tutus Thomson), salah satu musisi kota Malang yang masih aktif berkarya.
Oneding sudah mengeluarkan beberapa single dan satu album penuh yang berjudul “Kontemplasi”. Masih aktif tergabung di beberapa band (SATCF, Andjoeran Pengoeasa, dan My Beautiful Life).
THMSN merupakan one man project dari Tutus Thomson yang keluar dari zona nyamannya dari seorang drummer. THMSN sendiri memberikan warna berbeda dalam perjalanan karir bermusik seorang Tutus Thomson. THMSN menjelajah di skena emo rap yang mengangkat tema tentang quarter life crisis, depresi dengan vibe happysad.
Berikut lirik “Lempar Batu Sembunyi Tangan”
Di bawah terik mentari
Diguyur hujan bertubi-tubi
Mereka tetap berdiri
Tak sadar raga tlah mati
Rasakan desakan kanan kiri
Berpeluh dan bercucur air mata
Reff :
Tolong kami tersakiti, kau bunuh teman kami!!
Kau tak punya hati nurani!!
Tolong kami tersakiti, kau bunuh teman kami!!
Mereka memuja dengan hati
Berakhir dengan tragedi
Lempar batu sembunyi tangan
Rasakan desakan kanan kiri
Berpeluh dan bercucur air mata
Back to Reff.
Oneding feat THMSN
Direkam oleh Ayok Griffin Studio
Mixing Mastering oleh Ayok Griffin Studio
Lirik oleh Oneding
Aransemen oleh Oneding
Drum oleh THMSN.
Kalian harus dengarkan karya apik musik mereka, cek lagunya di berbagai platform yang ada. (**)





















