Rabu, Januari 14, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Kampus PIB Bali Adakan Pengabdian Masyarakat di DTW Jatiluwih Tabanan

Kampus PIB Bali Adakan Pengabdian Masyarakat di DTW Jatiluwih Tabanan

by jurnalis
12 Januari 2023
in Daerah, PENDIDIKAN
Kampus PIB Bali Adakan Pengabdian Masyarakat di DTW Jatiluwih Tabanan

Foto Bersama Tim Pelatihan Dari Kampus PIB Bali Dan Pelaku UMKM di DTW Jatiluwih pada, kamis (12/1/2023).

Bali, Kabar1News.com — Sebagai kampus yang bergerak di bidang pelayanan pariwisata, Kampus Politeknik Internasional (PIB) Bali mengadakan pengabdian masyarakat di Daerah Tujuan Wisata ( DTW) Jatiluwih Tabanan pada 11 Januari 20223.

Dalam pelatihan tersebut para pelaku UMKM diberikan pemahaman tentang cara membuat teh beras merah dan dikembangkan menjadi teh celuk, yang nantinya akan di pasarkan kepada wisatawan yang berkunjung ke DTW seperti jatiluwih Tabanan.

Diketahui, Kampus PIB Bali merupakan kampus Tourim-preneur pertama di Bali, Indonesia yang bergerak di industri Pariwisata. Adapun Program studi unggulan yang ditawarkan meliputi, Culinary Arts, Hotel Management, dan Event Management.

Dalam kesempatan itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) kampus PIB, Dinar Sukma Pramesti menjelaskan bahwa PIB merupakan kampus akademisi memiliki kewajiban melakukan pengabdian kepada masyarakat di mana PIB fokus pada pengabdian desa wisata.

“Kita Tahun ini memilih Desa wisata Jatiluwih untuk mengadakan pengabdian, kita ada tiga program studi, kita ada program studi Seni kuliner, Management Perhotelan dan Event. Jadi, pengabdian yang kita lakukan ini fokus di tiga tersebut, jadi dalam kegiatan ini yang maju duluan adalah fokus di kuliner, jadi ini pengembangan UMKM, sehingga produk khas potensi masyarakat desa Jatiluwih bisa menjadi oleh-oleh buat wisatawan yang berkunjung ke jatiluwih,” ujar Dinar Sukma Pramesti.

Dinar menuturkan, ada pun yang menjadi fokus pada pelatihan tersebut adalah bagaimana teh beras merah di kembangkan menjadi teh celuk agar lebih mudah dibawa dan lebih modern, dari ampas teh juga akan dikembangkan menjadi produk camilan (Snack).

“Jadi di sini terkenal dengan teh beras merah, kita kembangkan adalah teh beras merah dikembangkan menjadi teh celuk supaya lebih mudah dibawa oleh wisatawan. Kemudian dari ampas teh itu akan dijadikan cemilan kita kembangkan dan ajarkan kepada pelaku UMKM di DTW Jatiluwih,” katanya.

Tidak hanya kegiatan tersebut kata Dia, lebih dari pada itu kampus PIB Bali juga akan melakukan pelatihan pengolahan produk kopi celepuk Jatiluwih serta pelatihan untuk pengolahan home stay. Selain itu, para pelaku UMKM di DTW ini juga akan mendapatkan pelatihan pembukuan laba rugi sebagai manajemen keuangan bagi ibu-ibu dengan demikian para pelaku UMKM ini bisa berhitung.

“Setelah pelatihan ini baru akan dilanjutkan dengan pengolahan produk Kopi yang memiliki nama produk Kopi Celepuk Jatiluwih serta produk oleh – oleh lain seperti lulur dan pelatihan untuk home stay, di samping itu juga ada pelatihan pembukuan laba rugi sebagai manajemen keuangan bagi ibu-ibu UMKM agar dalam berusaha bisa berhitung,” ungkap Dinar.

Untuk pemasarannya, kata dia, para pelaku UMKM juga dilatih digital marketing, selain itu para UMKM juga diberikan pemahaman tentang cara membuat pamflet dan sosial media agar gampang mempromosikan usahanya.

“Dari sisi pemasaran juga akan dilaksanakan pelatihan digital marketing tidak hanya melibatkan UMKM tetapi juga tetapi juga produk lain dengan membuat panflat juga sosial media,” tambahnya.

Untuk pelatihan ini tambah Dinar, sesuai permintaan masyarakat yang di mana potensinya adalah beras merah dan kopi. “Sejauh ini request dari masyarakat baru sebatas beras merah dan kopi saja ,” imbuh Dinar.

Perbekel desa Jatiluwih,
I Nengah Kartika S.Sos. dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi pelatihan dan pengembangan produk UMKM yang dilaksanakan PIB kepada ibu-ibu peserta pelatihan tidak akan rugi mengikuti pelatihan ini dan dilanjutkan di masing – masing rumah.

” Kita ingin masyarakat yang mempunyai kemampuan lebih jangan terpaku dengan kegiatan di rumah tangga saja. Bahan makanan bisa di olah menjadi makanan olahan yang memiliki nilai lebih tinggi, Kami berharap pelatihan dari PIB sampai tuntas, jangan hanya sekali datang ke desa Jatiluwih ,” tandasnya.

Sementara I Made Mendra Astawa selaku ketua Forum Pariwisata Bali yang dibentuk oleh pemerintah sebagai pendampingan penguatan desa wisata yang ada di Bali khususnya desa yang memiliki SK Desa Wisata, mengatakan terkait dengan pelatihan dari kampus PIB untuk UMKM pihaknya sangat mendukung sekali karena ada penguatan dari pada ibu rumah tangga yaitu UMKM.

UMKM mengambil potensi yang ada, ditekankan pariwisata akan sulit berkembang karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), permodalan dan keterbatasan manajemen. Untuk itu mencari partnership salah satunya media yang mewartakan desa wisata sehingga dikenal sampai ke tingkat internasional. Tidak terlepas juga dengan akademisi seperti PIB, ada pengusaha, LSM salah satunya kami dari Forum Wisata ingin membuat desa itu sejahtera dan negara pasti kuat.

” Kami berharap dengan program pengabdian masyarakat lewat program Tri Darma Perguruan Tinggi ini penguatan UMKM akan mempunyai daya jual tinggi
Jika dijual dalam bentuk olahan nilainya akan lebih tinggi ,” tegasnya

Ia menambahkan, pihaknya sadar bahwa setiap desa memiliki potensi desa wisata, sebelum pandemi jumlahnya 177 desa tetapi setelah pandemi jumlahnya meningkat menjadi 238 desa. Jatiluwih merupakan destinasi wisata yang sudah duluan dikunjungi wisatawan karena ada di desa dalam oenguatanya dibentuklah Desa Wisata.

Jatiluwih terdiri dari 2 desa adat dan 7 banjar menyatu dalam sebuah kawasan untuk DTW. Sebenarnya akan lebih kuat menjadi Desa Wisata karena keterlibatan masyarakat di dalam pariwisata itu sendiri. Jangan sampai di pariwisata itu sendiri masyarakat jangan hanya jadi penonton.

Sekretaris Pengelola DTW Jatiluwih, Riana Rika Rona yang akrab disapa Bu Rika mengatakan, dari awal koordinasi dengan PIB ingin untuk mengembangkan produk unggulan desa Jatiluwih dalam wujud inivasi berupa olahan beras merah agat memiliki nilai lebih tinggi berupa teh beras merah.

Awalnya teh beras merah dalam kemasan biasa, sekarang agar di kemas lebih efisien dalam bentuk teh celup agar wisatawan lebih praktis dan lebih modern. Begitu pula dengan produk olahan dari Talas bumbu Bali serta produk kopi. Sekarang yang belum jalan produk sayur Jepang menjadi produk olahan jenis lain.

” Kami ingin DTW Jatiluwih bersama UMKM yang ada di desa maju bersama dengan Kelompok Bersama Warung Cerda,” tutup Rika.(***Dion)

Tags: Adakan Pengabdian Masyarakatdi DTW Jatiluwih TabananKampus PIB BaliNEWS

Related Posts

Penutupan TPA Suwung Ditunda Hingga November 2026
Daerah

Penutupan TPA Suwung Ditunda Hingga November 2026

14 Januari 2026
Polres Tuban Panen Raya Jagung Kuartal IV di Tegalagung Semanding
Daerah

Polres Tuban Panen Raya Jagung Kuartal IV di Tegalagung Semanding

8 Januari 2026
FKBN Lamongan Beraudiensi dengan Kemenag, Dorong Sosialisasi Pembekalan Bela Negara di Madrasah
Bela Negara

FKBN Lamongan Beraudiensi dengan Kemenag, Dorong Sosialisasi Pembekalan Bela Negara di Madrasah

8 Januari 2026
Rumah KPM Bansos di Bojonegoro Dipasang Stiker Miskin
Daerah

Rumah KPM Bansos di Bojonegoro Dipasang Stiker Miskin

7 Januari 2026
FKBN Lamongan Audiensi dengan Cabdin Pendidikan Provinsi Jatim
Bela Negara

FKBN Lamongan Audiensi dengan Cabdin Pendidikan Provinsi Jatim

7 Januari 2026
Perayaan Nataru di Bojonegoro Berlangsung Aman
Daerah

Perayaan Nataru di Bojonegoro Berlangsung Aman

6 Januari 2026
Wabup Nurul Jadi Irup Peringatan HAB 80 Kemenag Bojonegoro
Daerah

Wabup Nurul Jadi Irup Peringatan HAB 80 Kemenag Bojonegoro

4 Januari 2026
Beras Terapan Organik Bela Negara, Wujud dari Pertanian Ramah Lingkungan
AGRO SEKTOR

Beras Terapan Organik Bela Negara, Wujud dari Pertanian Ramah Lingkungan

30 Desember 2025
Pemkab Bojonegoro Dukung Pembinaan Keagamaan, Cetak Generasi Qurani
PENDIDIKAN

Pemkab Bojonegoro Dukung Pembinaan Keagamaan, Cetak Generasi Qurani

28 Desember 2025
Load More

Unduh di Playstore :

Nation Day :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Info Terkini :

Kolom Ucapan :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.