Bojonegoro, Kabar1News.com – Dua desa di wilayah Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro akan melaksanakan ujian pengisian Perangkat Desa (Perades), untuk mengisi formasi kekosongan jabatan perangkat desa yang akan digelar serentak di gedung SMKN 1 Baureno pada Selasa 13 September 2022.
Menurut informasi, dua desa yang akan melaksanakan ujian perangkat desa tersebut yakni Desa Gajah dengan mengisi formasi Sekertaris Desa (Sekdes), dan Desa Gunungsari dengan mengisi dua formasi, yaitu Kasi Perencanaan, dan Kaur Keuangan.
Hasil pantauan awak media, pada Senin (12/9) pagi atau H -1 pelaksanaan ujian yang akan digelar (13/9), kedua desa tersebut telah melaksanakan tahapan dan persiapan administrasi, termasuk dengan mempersiapkan surat pemberitahuan yang ditujukan ke kantor Kecamatan Baureno tentang surat Memorandum of Understanding (MoU) dari pihak ketiga sebagai pembuat naskah soal ujian dan koreksi lembar jawaban peserta.
Dari informasi yang dihimpun awak media ini, dalam H -1 pelaksanaan ujian panitia Perades dari kedua desa tersebut belum menyampaikan atau mengirimkan surat pemberitahuan terkait MoU dengan pihak ketiga secara resmi ke kantor Kecamatan Baureno.
Melalui Kasi Pemerintahan Kecamatan Baureno saat ditemui wartawan sekitar pukul 10.00 WIB menyampaikan, belum ada surat pemberitahuan secara resmi dikirim ke Kecamatan Baureno oleh panitia Perades terkait MoU dengan pihak ketiga atau Perguruan Tinggi.
“Sampai pagi ini (13/9) belum ada surat pemberitahuan terkait hasil MoU dari pihak Perguruan Tinggi dengan panitia Perades secara resmi ke kecamatan,” tutur Kasi Pemerintahan Baureno.
Panitia ujian perades dari salah satu desa yaitu Panitia Perades Desa Gunungsari saat dikonfirmasi awak media menuturkan, panitia baru mensosialiasikan lewat grup WhatsApp dan akan melakukan sosialisasi terbuka di balai desa yang rencananya dilaksanakan pada malam hari ini dengan mengundang para peserta.
Adanya nama pihak ketiga atau Perguruan Tinggi yang belum ada pemberitahuan lewat surat secara resmi masuk di Kantor Kecamatan, pihak panitia menyampaikan, masih dalam proses pengerjaan, namun dengan pihak ketiga sudah dilakukan MoU.
“Secara tertulis kita belum melaporkan ke Kecamatan pagi ini, namun kalau lewat whatsapp sudah, bahkan kita sudah mensosialisasikan lewat grup whatsapp. Hari ini kita kerjakan suratnya dan baru mau dikirim,” tutur Suyitno ketua Panitia Perades Gunungsari.
Disinggung kenapa belum ada informasi tentang pihak ketiga pembuat naskah soal ujian pengisian perangkat desa sampai H -1 pelaksanaan, panitia menyampaikan, semua itu adalah hak preogratif dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan juga untuk menjaga kerahasiaan, tentunya semua sesuai dengan tugas dan kewajiban panitia yang disumpahkan waktu pelantikan panitia.
“Sebenarnya kita sudah MoU dengan pihak ketiga dari beberapa hari yang lalu namun untuk menjaga semua kerahasian baru hari ini kita umumkan nama pihak ketiga atau Perguruan Tinggi pembuat naskah soal ujian dan koreksi lembar jawaban yaitu dari Universitas Brawijaya Malang,” imbuh Sekertaris Panitia Gunungsari.
Terpisah, Kepala Desa Gunungsari H. Jaenal Abidin, ditanya soal Perguruan Tinggi mana yang bakal menjadi pihak ketiga dalam pelaksanaan ujian Perades Desa Gunungsari, beliau menjawab tidak tahu, karena belum dikasih tahu soal siapa dan dari Perguruan Tinggi mana yang bakal menjadi pembuat naskah soal ujian dan koreksi lembar jawaban.
“Sampai hari ini saya belum dikasih tahu dan tidak ada pemberitahuan pada saya soal Perguruan Tinggi mana yang bakal menjadi pihak ketiga dalam pelaksanaan ujian Perades Desa Gunungsari,” ucap Kades. (*/Red)





















