Cegah Aksi Bullying di Sekolah, Ini Pesan Bhabinkamtibmas Karangdinoyo
Kabar1news.com | Bojonegoro – Adanya aksi bullying yang mengakibatkan adanya korban hingga meninggal dunia, Bhabinkamtibmas Desa Karangdinoyo Bripka Achmad Wahyudin memberikan pesan kamtibmas kepada para siswa sekolah dasar, di SDN 1 Karangdinoyo. Rabu (15/6/2022) pagi.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa SDN Karangdinoyo dari kelas 1 hingga 6 tersebut, juga didampingi oleh Kepala Sekolah serta guru SDN 1 Karangdinoyo.
Bhabinkamtibmas Desa Karangdinoyo mengungkapkan, adanya aksi bullying yang terjadi pada akhir – akhirnya dan menyebabkan jatuhnya korban bullying hingga meninggal perlu adanya pemahaman bagi anak-anak terutama yang masih dalam usia sekolah. Selain itu juga, mengajak seluruh anak – anak dan para pengajar yang ada dilingkungan sekolah untuk bersama-sama mencegah adanya aksi bullying baik di lingkungan sekolah maupun rumah masing-masing.
“Stop aksi bullying, karena bisa berdampak kepada kesehatan mental anak-anak dan tumbuh kembangnya,” ajak Bripka Yudi.
Selain mengajak untuk mencegah aksi bullying, Bripka Yudi juga mengajak anak-anak untuk menggunakan hand phone (HP) dengan bijak yaitu dengan menggunakan gawai (gadget) seperlunya dengan memperhatikan waktu penggunaannya. Selain itu juga, dengan adanya gadget digunakan untuk hal-hal positif seperti mencari informasi yang bisa menunjang pelajaran disekolah.
“Gunakanlah HP untuk hal – hal yang positif serta memperhatikan waktu penggunaannya, jangan terus menerus bermain dengan HP” imbuh Bripka Yudi.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 1 Karangdinoyo Dwi Agus Zubaedi, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada Bhabinkamtibmas yang telah memberikan pesan kamtibmas kepada para siswa. Hal ini memberikan motivasi dan pemahaman tentang hal-hal yang positif yang perlu dilakukan oleh anak-anak dimana saat ini pengaruh internet sangat cepat dan bisa berdampak negatif seperti aksi bullying jika tidak digunakan dengan bijak.
“Saat ini dampak adanya internet sangat luar biasa, jika tidak dikelola dengan bijak bisa menjadikan dampak yang negatif bagi anak-anak”, tutupnya. (Hms/m@d)





















