Jakarta, Kabar1news.com – Situasi pandemi Covid-19 utamanya di Indonesia, terus merebak hingga hari ini berdampak terhadap situasi kesehatan di Indonesia. Akhirnya timbul kekhawatiran untuk datang ke tempat-tempat kesehatan karena takut tertular. Medissa Care kemudian hadir sebagai aplikasi berbasis mobile untuk memberikan pelayanan kesehatan untuk Indonesia. Selasa (21/9/2021)
inisiator Medissa Care, Arif Kurniawan, SKM. “Medissa Care merupakan gagasan dari alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dari Kementerian Agama RI. Beasiswa ini hingga hari ini telah memiliki 821 alumni kesehatan terdiri dari Dokter, Ahli Kesehatan Masyarakat, Apoteker, Perawat, Bidan, hingga Ahli Gizi yang kini mengabdi di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia.”
“Alumni PBSB tersebut telah melakukan kegiatan program pencegahan Covid-19 di lingkungan pesantren yang diberi nama ‘Santritizer’. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan mengenai COVID-19, sosialisasi protokol kesehatan pesantren, disinfektan lingkungan pesantren, pelatihan pembuatan disinfektan mandiri, hingga pemberian bantuan thermo gun dan hand sanitizer. Kegiatan ini terlaksana di Pondok Pesantren di wilayah Jabodetabek. Bekerjasama dengan Kementerian Agama RI, kegiatan ini kemudian membentuk Posko Gugus Tugas Anti COVID-19 di 50 Pesantren.” Kata Arif Kurniawan.
Sebagai tindak lanjut terhadap program tersebut, alumni PBSB bertekad untuk menjangkau lebih banyak pesantren di Indonesia. Memberikan edukasi kesehatan terhadap pesantren, untuk diketahui bahwa alumni PBSB tersebar di berbagai pesantren di seluruh Indonesia. Dan mempersembahkan ‘Medissa Care’ yang merupakan singkatan dari Medis dan Santri Care dengan tagline ‘Dari Santri, untuk Kesehatan Negeri’.
Arif Kurniawan menambahkan aplikasi Medissa Care penting hadir di tengah masyarakat pesantren dalam kondisi pandemi saat ini. Sehingga masyarakat khususnya santri, mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.
“Ia juga menyebutkan bahwa cita-cita besar dari program Medissa Care adalah untuk menjangkau lebih banyak pesantren di Indonesia, memberikan kemampuan terbaik dari pengetahuan para tenaga kesehatan Alumni PBSB baik Dokter umum, Ahli Kesehatan Masyrakat, Perawat dan Apoteker untuk melakukan pengabdiannya pada pesantren, agar tercipta lingkungan pesantren yang berprilaku hidup bersih dan sehat.” ujarnya
Medissa Care melakukan soft launching pada kegiatan Lauching Peringatan Hari Santri 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI. Kegiatan ini berlokasi di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kemenag RI. Pada kesempatan tersebut, Medissa Care diresmikan langsung oleh Yaqut Cholil Qoumas. Disebut oleh pembawa acara, ini merupakan bentuk apresiasi terhadap Medissa Care yang diperkenalkan sebagai telemedicine yang dikembangkan dan dilayani oleh Santri Alumni PBSB.
Aplikasi Medissa Care rencananya akan tersedia di playstore dan appstore pada momen Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2021. Pembukaan akses aplikasi Medissa Care menandakan dapat digunakan dan dimanfaatkannya Medissa Care bagi kesehatan untuk umum dan pesantren. Momen ini dipilih dengan harapan bahwa Medissa Care menjadi persembahan pengabdian santri untuk negeri di hari bersejarah Indonesia. (hend)





















